• (021) 75791390
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Staf PSAT BPPT Mengikuti Sosialisasi Penyusunan RKA-KL

Pada hari Selasa tanggal 9 Juli 2019, segenap unit di lingkungan BPPT mengikuti sosialisasi penyusunan RKA-KL di Gedung Auditorium Manajemen 720, Klaster Inovasi dan Bisnis Teknologi. Pada sesi tersebut dipaparkan oleh Pak Eko, dengan tema flagship PRN BPPT sebagai coordinator (PLTP, Pesawat nirawak, garam indutri terintegrasi, perkeretaapian, alat angkut kemaritiman). Selanjutnya sebagai pendukung (pesawat N-12 amphibi, teknologi dan manajemen penyimpanan energy, bahan baku obat dan vaksin, implant tulang dan gigi, roket 2 tingkat, radar pertahanan udara nasional GCI, riset dan inovasi bahan bakar nabati, kendaraan listrik, bangunan tahan api tahan gempa mudah bangun dan murah, pengemasan makanan olahan, pengembangan sistem pemantauan radiasi lingkungan pengolahan hasil laut, ristet dan eksplorasi keanekaragaman hayati, riset dan inovasi ketahanan pangan. Berdasarkan informasi yang didapat, BPPT akan memasukan flagship nasional ke struktur RKA-K/L pada tahun 2020-2024. BPPT diperkirakan akan mendapat anggaran sebesar 2 Trilyun.  Anggaran tersebut direncanakan masuk kedalam anggaran Flagship sebesar 70% dan non-flgaship (RPJM) sebesar 30%, karena sudah dianggap LO. Demi kelancaran proses input dalam RKA-KL, tiap Unit dan Balai harus mempelajari dan bisa memahami variasi akun, karena BPPT dari tahun ketahun semakin banyak dan bermacam-macam.

Selanjutnya pada sesi terakhir dilanjutkan oleh Pak wawan dengan sosialisasi pengisian aplikasi krisna. Pada aplikasi krisna pada kedeputian PKT masih menggunakan aplikasi versi sebelumnya. Hal yang perlu digarisbawahi seperti pemisahan output yang terdiri dari:

  1. Output generik: keluaran sebagai pemenuhan kebutuhan dasar serta penunjang secara umum (contoh keluaran di lingkungan setama &satker)
  2. Output non-generik: hasil keluaran dari tupoksi unit kerja tidak bersifat rutin (unit kedeputian teknis)

Selain itu perlu juga diperhatikan terkait komponen yang mempunyai keterkaitan saling mendukung dalam pencapaian keluaran (output).

  1. Komponen Utama – berkontribusi langsung terhadap dihasilkannya output, misalnya pengadaan komponen-komponen untuk membuat prototipe
  2. Komponen pendukung – tidak terkait langsung terhadap dihasilkannya output, misalnya rapat/konsinyering di luar kantor/kota

Notulis : Mahi Ghiyast, S.E.

Penanggung Jawab : Ardhy Yuliawan, S.T.


© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Pusat Sistem Audit Teknologi - BPPT