• (021) 75791390
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Staf PSAT BPPT Mengikuti Sosialisasi Aplikasi SIDUPER SIREKA dan IOTENTIK

Pada hari kamis tanggal 3 September 2019 bertempat di Auditorium Gedung Manajemen 720, PSAT BPPT mengikuti sosialisasi aplikasi SIDUPER, SIREKA dan IOTENTIK. Pada kesempatan tersebut, PSAT BPPT diwakili oleh Bapak Dr. Agus Widodo, M.T., Ir. Sri Handoyo Mukti, M.T., Rohayati, M.Si., Helen Fifiany, S.T., Ali Suherlan, S.T., dan Ardhy Yuliawan S.T. Kegiatan sosialiasi tersebut diselenggarakan oleh Pusbindiklat BPPT dengan mengundang narasumber dari PMI dan BJIK. Sebagai informasi, pada tahun 2020 aplikasi ini akan dimulai secara online. Namun, penilaian terkait berkas yang diajukan dilakukan penilaian secara hybrid (Berkas dicetak, ditandatangani dan discan untuk diupload). Aplikasi yang digunakan pada tahun 2020 adalah SIREKA (Proses administrasi pengumpulan dokumen-dokumen). Tahun ini masih uji coba untuk lingkup BPPT, aplikasi ini dirancang hasil kerjasama dari PMI dan BJIK.

Platform ini pernah dilakukan saat penerbitan penkin. Dasar hukum UU ITE No.11 Tahun 2008, PP No.82 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta  UU ITE Pasal 11 ayat 1. Tandatangan elektronik dan tandatangan basah sudah diakui menurut undang-undang dan dilindungi oleh UU ITE. Layanan teknologi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) IOTENTIK sebagai CA Certification Authority dan RA (Registrator Authority). Semua data sertifikat dienkripsi di Key Escrow dan bisa dipakai untuk integrasi dengan aplikasi lain kedepannya.  Status pengakuan terdaftar dari penyelenggara sertifikasi elektronik (PSrE) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi oleh KOMINFO  dengan no.SK Nomor 969 Tahun 2018.

Dokumen Base Digital Signature yang degenerate dari system ini kompresinya beda sehingga bisa menghemat memori. Berbeda dengan dokumen hasil scan yang merupakan hasil dari image sehingga membutuhkan memori yang lebih besar. Sistem ini cukup aman karena menggunakan OTP (One Time Password) yang sudah handal diterapkan di perbankan. Implementasi untuk kertas nanti untuk mengetahui apakah dokumen ini sudah diautentifikasi secara digital yakni dengan cetak QR code yang mengarah kedalam suatu halaman untuk melihat autentifikasi.

Manfaat dari penggunaan aplikasi ini adalah sebenarnya agar paperless dan implementasi KMS (Knowledge Management Ssytem) untuk transfer knowledge. Merujuk pada PP 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS dan diatur permenpan yang baru, kita diharapakan harus berkinerja. Adanya aplikasi ini tujuannya untuk membantu Bapak dan Ibu agar terbebas dari otner kuning

Penanggung-jawab : Ardhy Yuliawan, S.T.


© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Pusat Sistem Audit Teknologi - BPPT