• (021) 75791390
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Pembahasan Standar Kompetensi Kerja Penilai Tingkat Kesiapan Teknologi

Pada hari Selasa, 13 Februari 2019 Tim STKP Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) BPPT menyelenggarakan rapat koordinasi dalam pembahasan penyusunan standar kerja bagi penilai TKT di Ruang Rapat Gedung Manajemen 720, Puspiptek Serpong Tangerang Selatan. Pada kegiatan tersebut, Bapak Drs. Dedi Suhendri, M.Si selaku Koordinator Program Tingkat Kesiapan Teknologi, memimpin jalannya rapat dengan paparan terkait Standar Kompetensi Kerja. Standar Kompetensi Kerja merupakan rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek Pengetahuan (knowledge), keterampilan dan atau keahlian (skills) serta sikap kerja (attitude) yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adanya standar kompetensi kerja penilai TKT nantinya diharapkan dapat memberikan pengakuan dan pertanggung-jawaban terkait hasil pengukuran yang telah dilakukan oleh penilai TKT.

Struktur Penilaian Risbang Hibah Penelitian:
1.    Koordinator penelitian
2.    Validator (Pimpinan unit atau lembaga)
3.    Verifikator ‘ tingkatan tertinggi’ (Lebih menguasai)
Sebagai acuan pemberian insentif harus dinilai nilai TKT-nya (Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan RistekDikti)

Hasil penilaian yang dilakukan oleh penilai TKT perlu dipertanggung-jawabkan karena dijadikan sebagai pengukuran hasil riset yang dilakukan oleh peneliti maupun perekayasa di Indonesia. Sebagai contoh, penilaian Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) dijadikan sebagai acuan dalam penilaian riset untuk mendapatkan dana hibah penelitian. Saat ini, penilaian dilakukan oleh koordinator penelitian, divalidasi oleh pimpinan unit dan diverifikasi oleh lembaga yang lebih tinggi sehingga belum dapat dipertanggung-jawabkan terkait objektifitasnya.


© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Pusat Sistem Audit Teknologi - BPPT