• (021) 75791390
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Knowledge Sharing Mobile BSL 2 BPPT

 

Pada hari selasa, 02 Februari 2021 Tim Pusat Sistem Audit Teknologi BPPT mengagendakan kegiatan knowledge sharing mobile lab biosafety level 2 BPPT. Kegiatan tersebut mengundang Bapak Danang Waluyo, M. Eng selaku narasumber. Tujuan dari kegiatan knowledge sharing ini memberikan pengetahuan kepada tim audit teknologi BPPT terkait mekanisme, tahapan pengembangan mobile lab BSL level 2 BPPT.

Kegiatan TFRIC-19 dimulai pada bulan Maret 2020 pada saat muncul pasien Covid-19 no 01 dan 02 di Indonesia. Pada kenyataannya di bulan Maret terdapat 12 lab pengujian, dibulan April sebanyak 89 lab, lalu meningkat di bulan Mei dan Juli masing-masing 129 lab dan 246 lab. Namun, sebagian besar berada di kota besar dan sebanyak 60% lab berada di pulau jawa dengan kondisi kapasitas dibawah standar. Keselamatan laboratorium juga menjadi isu karena mulai ada beberapa kasus dimana penguji di laboratorium terpapar Covid-19. Sehingga secara ringkas dapat dikatakan muncul beberapa masalah, diantaranya adalah penguatan testing, laboratorium pemeriksaan Covid-19 harus memenuhi kriteria keamanan, dan hasil pemeriksaan yang akurat. Sehingga solusi yang diambil untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membuat mobile lab BSL-2 untuk menangani pandei Covid-19.

Dasar hukum nya adalah Kepka BPPT No. 88/2020 terkait pembuatan MBSL-2 dari tanggal 22 April 2020 sd 20 Juli 2020. Proses manufaktur dilakukan di B2TKS. Sampai dapat dioperasikan butuh waktu kurang lebih 51 hari. Mulai dioperasikan pertama kali pada tanggal 16 Juni 2020, dimana kodam jaya menjadi operator laboratorium. Lalu, dinas kesehatan menyatakan bahwa MBSL-2. MBSL-2 dikembangkan menjadi 3 jenis yaitu container, trailer, dan bus. Masing-masing jenisnya memiliki kebutuhan yang berbeda. MBSL-2 milik BPPT ini menjadi acuan untuk standar lab mobile BSL-2 untuk pemeriksaan Covid-19. Sertifikasi proses pengujian dilakukan oleh kemenkes. Untuk hal ini yang mengajukan sertifikasi adalah yang mengoperasikan MBSL tersebut. dan sebelum pengoperasian perlu ada ijin dari dinkes setempat.

Notulis : Sri Wijayanti, S.Stat


© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Pusat Sistem Audit Teknologi - BPPT