• (021) 75791390
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Knowledge Sharing Teknologi Rapid Antigen Capture BPPT

 

Pada hari selasa, 09 Februari 2021 Tim Pusat Sistem Audit Teknologi BPPT mengagendakan kegiatan knowledge sharing teknologi rapid antigen capture BPPT. Kegiatan tersebut mengundang Bapak Sabar Pambudi, S.Si. Ph.D. dari Pusat Teknologi Farmasi dan Medika BPPT selaku narasumber. Tujuan dari kegiatan knowledge sharing ini memberikan pengetahuan kepada tim audit teknologi BPPT terkait mekanisme, tahapan pengembangan teknologi rapid antigen capture BPPT.

Rapid antigen capture BPPT memiliki nama lain Lateral Flow Assay (LFA). Pemanfaatan awal teknologi LFA banyak digunakan untuk uji kehamilan, seiring perkembangan jaman teknologi LFA banyak digunakan untuk berbagai macam deteksi penyakit, baik itu penyakit menular maupun tidak menular. Salah satunya untuk deteksi kanker. Untuk penyakit menular sudah banyak Rapid Diagnostic Test (RDT) berbasis LFA, sedangkan untuk menyakit tidak menular seperti kanker sudah ada alatnya namun tidak sebanyak alat deteksi penyakit menular. Selain untuk kebutuhan medis, teknologi LFA dapat digunakan di bidang non-medis, seperti di bidang pertanian.

Kegiatan teknologi berbasis LFA ini dimulai tahun 2015 dengan kegiatan Kit Diagnostik Dengue NS1. Untuk kegiatan 2021 yaitu pengembangan Antigen Capture Covid-19. Kegiatan ini sudah dimulai bulan Oktober 2020. Teknologi LFA ini menggunakan konsep immunochromatographic dimana teknologi ini memanfaatkan gerakan media cair, yang mana media cair tersebut bergerak pada fase diamnya (membran - membran pada alat tersebut) sehingga sampel bisa dideferensiasi. Saat ini PTFM BPPT mengembangkan dua antigen (Spike dan Nucleocapsid). Antigen ini bisa didapatkan dengan cara rekombinan. Keunggulannya rapid antigen capture BPPT ini mampu melakukan deteksi dini virus Covid-19 selama 15 menit.


© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Pusat Sistem Audit Teknologi - BPPT