• (021) 75791390
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

FGD Strategi Pengembangan Industri Hankam

 

 

Pada hari Kamis, 4 Oktober 2018, kegiatan Strategi Teknologi mengadakan diskusi terbatas terkait strategi pengembangan industri hankam industri roket, rudal dan propelan dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertahanan (Kemhan), Direktorat Teknologi dan Industri Pertahanan antara lain: Bapak Yustinus Agus (Kasubdit Teknologi Pertahanan), Bapak Tri dan Bapak Nanang.

Disampaikan bahwa potensi industri hankam (Indhan) Indonesia sangat besar, namun level teknologi masih kalah bersaing dengan negara lain. Disamping itu, kapasitas dan kualitas produksi belum memenuhi kebutuhan pengguna. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan faktor-faktor Industri (SDM, Modal, Teknologi, Infrastruktur, dll).

Dalam Pengembangan Roket, Kemhan bekerjasama dengan Konsorsium Industri Pertahanan untuk mewujudkan tahap industrialisasi. Kendala yang dihadapi antar lain: proses produksi tidak sesuai dg rencana  awal, dan belum ada kerjasama  antar anggota konsorsium untuk menyelesaikan permasalahan teknis.  Untuk pengembangan rudal, diperlukan tahapan pengembangan yang lebih panjang mengingat teknologi yang lebih kompleks dibandingkan roket. Sedangkan untuk pengembangan propelan, tahun ini sedang dilaksanakan Preliminary Design & Design Engineering untuk pembangunan propelan tahap I, yang akan diikuti dengan pembangunan propelan tahap II pada tahun 2022.

Kemhan mengharapkan hasil kegiatan strategi teknologi dapat mengidentifikasi lebih jauh kendala teknis maupun non-teknis di lapangan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan kebijakan pengembangan industri hankam .


© 2021 Designed by Pusat Manajemen Informasi & Pusat Sistem Audit Teknologi - BPPT