Print

Diskusi Rencana Pelaksanaan Audit Teknologi dan Sertifikasi Auditor Teknologi dengan PSMN-BATAN

Pada hari Selasa, 26 Maret 2019, beberapa perwakilan dari PSMN (Pusat Standardisasi dan Mutu Nuklir) – BATAN berkunjung ke PSAT untuk mendiskusikan perihal pelaksanaan audit teknologi khususnya terhadap logam tanah jarang (Uranium dan Thorium) dan PMR (Portal Monitor Radiasi). Saat ini, BATAN telah mengembangkan  teknologi monasit sampai dengan tahap prototipe (skala lab) dan telah  digunakan oleh beberapa pihak termasuk BPPT dan Tekmira. Namun demikian,  terdapat pihak luar (dari China) yang dapat memberikan solusi teknologi pengolahan monasit, sedangkan teknologi dari BATAN belum terverifikasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan audit oleh pihak independen untuk dapat menyatakan bahwa teknologi dari BATAN tersebut baik, aman dan handal.
Sementara itu, Radiation Portal Monitor (PRM) merupakan perangkat pengawasan dan pencegahan zat radioaktif atau bahan nuklir, masuk maupun keluar wilayah Indonesia secara illegal. Perangkat ini telah dikembangkan oleh BATAN dengan bekerjasama dengan LIPI, namun masih dalam tahap menuju sertifikasi.  Perangkat serupa telah dikembangkan sebelunya dari Amerika Serikat, namun hanya bisa mendeteksi barang yang keluar dari Indonesia. Sebagai tindak lanjut diskusi, akan disiapkan dokumen kerjasama antara BPPT dan BATAN untuk pelaksanaan kegiatan audit (terhadap teknologi logam tanah jarang dan PMR) dan sertifikasi auditor teknologi khususnya terhadap personil PSMN.

, ,